Kopi dan Teh dari Kotoran Gajah, Harganya Fantastis

Sabtu, 30 April 2022 | 16:00 WIB

Ilustrasi Biji Kopi (Foto : pixabay.com)

Link UMKM -  Kopi menjadi salah satu komoditas pertanian yang menarik para pebisnis. Tapi ada salah satu jenis kopi yang mahal di dunia.

Kopi dan teh yang berasal dari sisa kotoran gajah ini diproses mirip kopi luwak.

Baru-baru ini, Alshay Kumar mengungkapkan bagaimana dia mencicipi teh yang berasal dari kotoran gajah dalam acara &039;Into The Wild with Bear Grylls".

Meski dalam penayangannnya tidak diperlihatkan cara pembuatannya, ternyata kotoran gajah memang digunakan untuk membuat merek minuman hibrida teh-kopi yang langka.

Ide membuat minuman dari kotoran gajah berawal dari Thailand. Gajah diberi makan ceri Arabika Thailand terlebih dahulu, dengan mencampurkannya ke dalam makanan biasa.

Gajah adalah hewan herbivora dan proses fermentasi yang mereka gunakan untuk memecah selulosa dalam makanan gajah menghasilkan "rasa buah manis" pada limbahnya sehingga menghasilkan produk teh-kopi hibrida dengan "rasa cokelati".

Begitu gajah mengeluarkan buah ceri, biji tersebut langsung diambil, dicuci dan dijemur. Setelah kering, biji tersebut diikuti dan disortir dengan mesin dan akhirnya dipanggang.

Hibrida teh-kopi gajah yang populer dikenal dengan sebutan Black Ivory Coffee yang pertama kali diproduksi perusahaan eponim di Golden Triangle Asian Elephant Foundation di Chiang Saen, sebuah tempat perlindungan terhadap gajah.

Black Ivory Coffee dianggap paling langka di dunia dan salah satu kopi termahal yang sekarang dijual ke hotel-hotel bintang lima tertentu. Sekira 33 kg biji kopi hanya dapat menghasilkan kurang lebih 1 kg kopi. Sementara itu, untuk harga jual satu paket Black Ivory Coffee atau 35 gram senilai 100 dolar atau setara Rp1,4 juta.

RZ/QQ

Komentar (0)