Pasar Takjil di Pamekasan Jadi Magnet Warga, Puluhan UMKM Tawarkan Ragam Menu Ramadan
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:00 WIB

LINK UMKM - Pasar takjil yang berlokasi di Jalan Kemayoran, Pamekasan, menjadi pusat aktivitas warga menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan. Setiap sore, ratusan pengunjung memadati kawasan tersebut untuk berburu aneka menu takjil yang disediakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 45 stan UMKM tercatat ikut meramaikan pasar takjil dengan menawarkan variasi produk yang berbeda-beda, mulai dari minuman segar, jajanan tradisional, kue, hingga makanan berat. Aktivitas jual beli mulai meningkat sejak sekitar pukul 15.30 WIB dan terus bertambah hingga menjelang azan Magrib.
Seorang pengunjung menyampaikan bahwa pasar takjil ini dipilih karena menyediakan pilihan makanan yang lengkap dan mudah dijangkau. Harga yang ditawarkan juga dinilai relatif terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, keberagaman menu menjadi daya tarik utama karena pembeli dapat menemukan berbagai jenis kudapan khas Ramadan dalam satu lokasi.
Keunikan makanan yang dijual turut menjadi faktor meningkatnya minat warga. Beragam olahan ikan dengan bumbu berbeda, serta kue dan jajanan dengan bentuk variatif, disebut menjadi pilihan favorit pengunjung. Kondisi tersebut membuat pasar takjil tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga lokasi ngabuburit bagi masyarakat.
Sebagian warga memanfaatkan kawasan sekitar Monumen Arek Lancor sebagai tempat berbuka puasa setelah membeli takjil. Lokasinya yang berdekatan memungkinkan pengunjung berjalan kaki dari pasar menuju area tersebut, sehingga tercipta ruang interaksi sosial selama bulan Ramadan.
Dari sisi pedagang, jumlah pengunjung disebut mencapai ratusan orang setiap hari. Produk yang paling banyak diminati adalah minuman dan aneka kue, sementara makanan berat cenderung dibeli dalam jumlah lebih sedikit karena sebagian warga memilih berbuka di rumah. Para pedagang juga menyatakan bahwa variasi menu di setiap stan diatur agar tidak seragam sehingga pembeli memiliki banyak pilihan sesuai selera.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifudin, menjelaskan bahwa pemerintah daerah secara khusus memfasilitasi puluhan UMKM agar tetap bisa berjualan selama Ramadan. Sebagian besar pedagang sebelumnya berjualan di kawasan car free day yang tidak beroperasi selama bulan puasa.
Pemerintah daerah juga mengupayakan penyediaan tenda gratis melalui koordinasi dengan pihak perbankan. Langkah tersebut dilakukan agar pelaku UMKM tidak terbebani biaya sewa lapak dan dapat fokus meningkatkan pendapatan selama Ramadan.
Keberadaan pasar takjil ini dinilai tidak hanya menggerakkan roda ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat ruang interaksi sosial masyarakat. Pasar tersebut menjadi contoh bagaimana momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk mendukung UMKM sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi warga secara terjangkau dan terpusat.





